Website untuk UMKM: Panduan Lengkap Bikin Website Sendiri

Website Untuk Umkm

Tags: website UMKM, buat website, hosting murah, domain gratis, pemasaran digital, bisnis online

Di tengah gempuran era digital seperti sekarang, memiliki kehadiran online bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan mutlak, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bayangkan saja, setiap hari ada jutaan pasang mata mencari produk atau layanan secara online. Jika bisnis Anda tak muncul di sana, potensi pasar yang seabrek itu bisa melayang begitu saja.

Mungkin di benak Anda terlintas, “Membuat website itu rumit dan mahal!” Atau, “Saya ini orang awam, tidak mengerti teknis sama sekali.” Jangan keburu ciut! Artikel ini kami racik khusus untuk Anda, para pemula yang ingin membawa UMKM-nya naik kelas dengan memiliki website sendiri. Akan kami bimbing Anda pelan-pelan, dari nol besar, sampai website impian Anda benar-benar mengudara.

Mulai dari mengulik apa itu domain dan hosting, memilih ‘rumah’ yang pas untuk website Anda, sampai trik jitu agar website Anda dilirik banyak orang. Siapkan diri Anda untuk menyulap cara bisnis berinteraksi dengan pelanggan dan membuka gerbang menuju ladang peluang yang jauh lebih luas. Yuk, kita mulai petualangan digital Anda!

Mengapa UMKM Wajib Punya Website Sendiri?

Punya website sendiri ibarat menanam pohon uang untuk masa depan bisnis UMKM Anda. Ini bukan cuma ikut-ikutan tren sesaat, tapi justru pondasi kokoh agar usaha Anda bisa berdiri tegak dan terus berkembang di tengah derasnya arus digital.

Jangkauan Pasar Lebih Luas

Begitu punya website, bisnis Anda tak lagi terkungkung di batas-batas fisik toko atau lingkungan sekitar. Anda bisa ‘jemput bola’ calon pelanggan dari pelosok kota, antar provinsi, bahkan lintas negara. Ini benar-benar membuka keran peluang pasar yang tak terhingga, yang dulu mustahil diraih hanya dengan bermodal toko fisik atau media sosial.

Website Anda beroperasi non-stop, 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Ibarat toko yang tak pernah tutup, ia siap sedia melayani pelanggan kapan saja, bahkan saat Anda sedang menikmati istirahat.

Membangun Kredibilitas dan Kepercayaan

Di mata konsumen masa kini, bisnis yang punya website sendiri itu langsung naik kelas, terlihat lebih profesional dan jauh lebih kredibel. Website ibarat ‘kartu nama’ digital Anda yang paling lengkap, membuktikan keseriusan Anda dalam mengibarkan bendera bisnis.

Calon pelanggan biasanya lebih mantap dan percaya pada UMKM yang menyediakan informasi sejelas-jelasnya di website resmi mereka, mulai dari alamat, kontak, portofolio, hingga deretan testimoni. Ini adalah modal kepercayaan yang tak ternilai harganya saat mereka memutuskan untuk membeli.

Pusat Informasi Bisnis 24/7

Website adalah etalase terbaik untuk memajang segala informasi krusial tentang bisnis Anda, tersusun rapi dan mudah diakses. Mulai dari katalog produk/layanan, daftar harga, jam buka, seluk-beluk perusahaan, sampai kumpulan FAQ (pertanyaan yang sering muncul).

Pelanggan bisa leluasa mengakses informasi ini kapan saja tanpa perlu repot-repot menghubungi Anda langsung. Ini jelas menghemat waktu Anda dan memberikan kemudahan ekstra bagi mereka. Alhasil, beban Anda untuk menjawab pertanyaan itu-itu saja pun berkurang drastis.

Pemasaran yang Lebih Efektif dan Efisien

Punya website itu seperti punya senjata ampuh untuk melancarkan berbagai strategi pemasaran digital yang super efektif. Anda bisa meracik website agar mudah ‘nangkring’ di halaman pertama mesin pencari (SEO), memasang iklan online, atau mengumpulkan data pelanggan untuk amunisi promosi selanjutnya.

Dibandingkan jurus pemasaran konvensional, promosi lewat website seringkali jauh lebih irit di kantong, dan hasilnya pun bisa diukur dengan gamblang, tanpa tebak-tebakan. Anda bisa intip berapa banyak pengunjung yang mampir, produk mana yang jadi primadona, dan dari mana saja mereka datang.

Baca Juga: Cara Memasarkan Produk Lewat Website untuk Pemula

Memahami Komponen Dasar Sebuah Website

Sebelum Anda mulai merangkai website sendiri, ada baiknya kita kupas tuntas dulu tiga ‘jantung’ utama yang membuat sebuah website bisa hidup dan bernapas. Anggap saja ini adalah ‘bahan bakar’ sekaligus ‘alamat rumah’ agar website Anda bisa diakses dari mana saja di jagat maya.

Apa Itu Domain?

Domain itu ibarat alamat rumah unik website Anda di internet. Contohnya gampang saja: google.com, facebook.com, atau umkmbisnisku.id. Persis seperti alamat rumah Anda di dunia nyata, ia berfungsi sebagai penunjuk jalan agar orang tak tersesat saat mencari ‘rumah’ digital Anda.

Memilih nama domain yang pas itu krusial, lho. Usahakan namanya gampang diingat, nyambung dengan nama bisnis Anda, dan kalau bisa pakai ekstensi populer seperti .com, .id, atau .co.id. Domain ini perlu dibeli dan diperpanjang secara rutin, umumnya tiap tahun.

Apa Itu Hosting?

Nah, kalau domain tadi adalah alamat rumah, maka hosting adalah ‘tanah kavling’ atau ‘bangunan’ tempat semua ‘isi’ website Anda disimpan rapi. Mulai dari tulisan, gambar, video, sampai deretan kode yang membuat website Anda bisa bergerak dan berfungsi.

Ketika seseorang mengetik alamat domain Anda di peramban, komputer mereka akan langsung ‘berkunjung’ ke server hosting Anda untuk memuat dan menampilkan seluruh isi website. Tanpa hosting, jangankan bisa online, website Anda bahkan tak akan bisa diakses siapa pun. Maka dari itu, memilih penyedia hosting yang terpercaya dan punya kualitas jempolan adalah harga mati untuk kesuksesan website Anda.

Platform Website (CMS) yang Tepat untuk Pemula

Setelah Anda punya domain dan hosting, Anda butuh ‘perkakas’ untuk membangun website di atasnya. Nah, di sinilah peran CMS (Content Management System) menjadi vital. CMS ini adalah semacam perangkat lunak yang memungkinkan Anda merancang, mengelola, bahkan mengubah isi website tanpa perlu pusing belajar bahasa pemrograman sama sekali.

Untuk UMKM dan para pemula, WordPress adalah jagoannya, pilihan paling populer, dan sangat kami rekomendasikan. WordPress ini gampang sekali dipakai, punya segudang tema dan plugin, serta didukung komunitas raksasa. Ibaratnya, siapa pun bisa bikin website tanpa coding dengan WordPress ini.

Baca Juga: Website vs Marketplace: Mana yang Terbaik untuk Bisnis Anda?

Langkah-Langkah Mudah Membuat Website untuk UMKM

Nah, setelah kita paham betul dasar-dasarnya, yuk kita ‘gas’ saja proses pembuatan website Anda. Ikuti langkah-langkah ini satu per satu, dan tak lama lagi website kebanggaan UMKM Anda akan segera tayang!

Menentukan Tujuan dan Konsep Website

Sebelum melangkah terlalu jauh, coba luruskan niat Anda: “Sebenarnya, website ini mau dipakai untuk apa, ya?” Apakah untuk memamerkan katalog produk, menerima orderan online, jadi pusat informasi kontak, atau mungkin jadi blog edukasi yang informatif?

Begitu tujuannya terang benderang, Anda bisa lebih mudah menentukan konsep desain, tata letak menu, dan jenis konten yang akan diisi. Ini akan jadi ‘kompas’ Anda dalam merancang website yang efektif dan benar-benar sesuai dengan denyut kebutuhan bisnis Anda.

Memilih Nama Domain yang Tepat

Pilihlah nama domain yang gampang nyangkut di kepala, nyambung dengan nama bisnis Anda, dan mudah dieja. Sebisa mungkin hindari angka atau tanda hubung yang bikin orang bingung.

Website Untuk Umkm

Cek dulu ketersediaan nama domain idaman Anda di penyedia domain. Kalau domain utama (misalnya .com atau .id) sudah ‘diserobot’ orang, jangan patah arang! Coba pertimbangkan variasi lain atau ekstensi domain yang berbeda.

Memilih Layanan Hosting Terbaik

Ini dia langkah yang paling krusial dan tak bisa ditawar. Pilihlah penyedia hosting yang andalnya minta ampun, ngebut, dan punya dukungan pelanggan yang sigap. Hosting yang abal-abal itu seperti penyakit, bisa bikin website Anda lemot, sering mati mendadak, dan merusak citra bisnis Anda di mata pelanggan.

Kami sangat, sangat merekomendasikan agar Anda memilih penyedia hosting yang punya paket spesial untuk UMKM atau WordPress, lengkap dengan fitur-fitur seperti SSL gratis, backup otomatis, dan performa server yang optimal. Pastikan juga mereka menyediakan layanan dukungan teknis 24/7. Percayalah, ini akan jadi ‘malaikat penolong’ saat Anda butuh bantuan di kemudian hari.

Menginstal Platform Website (WordPress)

Setelah domain dan hosting Anda beres, langkah selanjutnya adalah menginstal WordPress. Kabar gembiranya, mayoritas penyedia hosting papan atas sekarang sudah menyediakan fitur ‘one-click install‘ untuk WordPress. Praktis sekali!

Anda cuma perlu beberapa kali klik, dan ‘cetar’! WordPress akan langsung terpasang otomatis di hosting Anda. Proses ini gampang sekali, kok, dan biasanya sudah dilengkapi panduan super lengkap dari penyedia hosting Anda. Kalau ada sedikit kerikil di jalan, jangan sungkan untuk langsung kontak tim dukungan teknis mereka, ya.

Mulai Mendesain dan Mengisi Konten

Setelah WordPress terpasang, inilah saatnya Anda ‘mendandani’ website. Pilih tema (template) yang pas dan mencerminkan citra UMKM Anda. Ada banyak sekali pilihan, baik yang gratis maupun berbayar.

Lalu, mulailah mengisi ‘jeroan’ website: siapkan halaman “Tentang Kami”, “Produk/Layanan”, “Kontak”, dan jangan lupa artikel blog kalau memang dibutuhkan. Pastikan konten Anda informatif, memikat, dan gampang dicerna oleh setiap pengunjung.

Baca Juga: Website untuk UMKM: Panduan Lengkap Bisnis Online

Panduan Memilih Hosting Terbaik untuk Website UMKM Anda

Memilih hosting itu ibarat memilih ‘rumah’ yang akan Anda tempati bertahun-tahun. Ini adalah salah satu keputusan terpenting dalam perjalanan membangun website. Hosting yang tepat akan jadi penentu website Anda ngebut, aman sentosa, dan selalu ‘ON’. Nah, berikut adalah beberapa hal yang wajib Anda jadikan pertimbangan saat memilih hosting untuk UMKM kesayangan Anda.

Kapasitas dan Kecepatan Server

Kecepatan website itu ibarat nafas! Pengunjung mana mau berlama-lama di website yang leletnya minta ampun? Pastikan penyedia hosting Anda punya server dengan performa ‘gila’, pakai SSD (Solid State Drive) untuk penyimpanan, dan bandwidth yang longgar.

Jangan lupa perhatikan juga kapasitas penyimpanan (disk space) dan batasan transfer data (bandwidth). Untuk UMKM yang baru merintis, paket pemula biasanya sudah lebih dari cukup, tapi pastikan ada opsi untuk upgrade kalau bisnis Anda nanti makin moncer, ya.

Keamanan dan Backup Data

Keamanan website itu tak bisa ditawar-tawar lagi. Pilih hosting yang punya fitur keamanan super tangguh, seperti proteksi DDoS, firewall berlapis, dan pastinya sertifikat SSL gratis. Sertifikat SSL ini penting banget, karena membuat website Anda terenkripsi (ditandai dengan “HTTPS” di bilah alamat browser) dan langsung mendapat ‘restu’ dari Google.

Di samping itu, pastikan juga penyedia hosting Anda rajin melakukan backup data secara rutin dan otomatis. Ini krusial sekali untuk menyelamatkan data website Anda dari hal-hal yang tak diinginkan, seperti serangan peretas jahat atau kesalahan teknis yang tak sengaja.

Dukungan Pelanggan 24/7

Sebagai pemula, wajar banget kalau Anda nanti bakal ketemu banyak pertanyaan atau kendala teknis. Maka dari itu, dukungan pelanggan yang responsif dan siap sedia 24/7 itu ibarat ‘emas’ yang tak ternilai harganya.

Pilihlah penyedia hosting yang punya banyak ‘pintu’ dukungan, seperti live chat, telepon, dan email, dengan tim yang mumpuni dan sigap membantu Anda kapan saja, tanpa pandang bulu. Ini akan membuat hati Anda tenang saat mengelola website.

Harga dan Paket yang Sesuai Budget

Coba bandingkan harga dan fitur dari beberapa penyedia hosting. Jangan cuma tergiur harga yang paling murah, tapi coba timbang juga ‘nilai plus’ apa saja yang Anda dapatkan.

Banyak kok penyedia hosting yang menawarkan paket khusus untuk UMKM atau pemula dengan harga yang bersahabat di kantong. Pastikan tidak ada biaya ‘siluman’ yang tersembunyi, dan baca baik-baik syarat serta ketentuannya, ya.

Fitur Tambahan yang Mendukung Bisnis

Beberapa penyedia hosting seringkali ‘memberi bonus’ fitur-fitur tambahan yang sangat berguna, di antaranya:

  • Domain gratis di tahun pertama. Lumayan kan untuk permulaan!
  • Email profesional dengan nama domain Anda sendiri (misalnya: info@bisnisku.com). Ini bikin bisnis Anda makin berkelas!
  • Fitur staging untuk ‘ujicoba’ perubahan website sebelum benar-benar ditayangkan ke publik.
  • Akses ke panel kontrol yang gampang banget dipakai (cPanel atau Plesk).

Fitur-fitur ini bisa jadi ‘angin segar’ dan sangat membantu operasional serta mendongkrak branding UMKM Anda.

Baca Juga: Integrasi Website dengan Sosial Media: Panduan Lengkap

Mengenal WordPress: Pilihan Tepat untuk UMKM

WordPress, oh WordPress! Ia adalah platform CMS paling digandrungi di jagat raya, menggerakkan lebih dari 40% website yang bertebaran di internet. Ada segudang alasan kuat mengapa WordPress jadi ‘jodoh’ yang pas untuk UMKM dan para pemula.

Antarmuka yang User-Friendly

Salah satu nilai jual utama WordPress adalah antarmukanya yang sangat intuitif dan gampang banget dipelajari. Anda tak perlu punya latar belakang teknis atau jago coding untuk bisa merangkai dan mengelola website dengan WordPress.

Dengan editor blok (Gutenberg) yang modern, Anda bisa dengan santai menambahkan teks, gambar, video, dan elemen lainnya, cukup dengan fitur ‘seret dan lepas’ (drag-and-drop). Jadi, Anda bisa lebih fokus pada isi dan pengembangan bisnis, tanpa pusing memikirkan urusan teknis yang rumit.

Fleksibilitas dengan Ribuan Tema dan Plugin

WordPress itu seperti ‘lemari’ baju yang tak ada habisnya. Ia menawarkan ribuan tema (template desain) gratis maupun berbayar yang bisa Anda pilih sesuka hati untuk mendandani website Anda. Anda bisa gonta-ganti tampilan kapan saja, tanpa perlu khawatir kehilangan konten berharga.

Tak hanya itu, ada juga puluhan ribu plugin (semacam aplikasi tambahan) yang siap menyulap fungsionalitas website Anda. Mulai dari membangun toko online (WooCommerce), membuat formulir kontak, optimasi SEO, hingga fitur keamanan. Fleksibilitas ini membuat website Anda bisa ‘bernapas’ dan tumbuh seiring dengan makin moncernya UMKM Anda.

Komunitas Besar dan Dukungan Luas

Karena pamornya yang luar biasa, WordPress punya komunitas pengguna dan pengembang yang segede gajah di seluruh penjuru dunia. Ini artinya, kalau Anda nanti ketemu kendala atau punya pertanyaan, kemungkinan besar Anda bisa langsung menemukan jawabannya, baik itu lewat forum, tutorial online, atau grup diskusi.

Banyak juga agensi dan freelancer yang jago ‘ngoprek’ WordPress, jadi Anda tak perlu khawatir kalau butuh bantuan profesional di kemudian hari.

Baca Juga: SEO Dasar untuk Pemula: Panduan Lengkap Optimasi Website

Desain Website yang Menarik dan Fungsional

Tampilan website itu ibarat ‘pintu gerbang’ yang akan memberikan kesan pertama bagi setiap pengunjung. Desain yang apik tidak cuma enak dipandang mata, tapi juga gampang dioperasikan dan membantu pengunjung menemukan apa yang mereka cari tanpa perlu memutar otak.

Pentingnya Desain Responsif

Di era smartphone yang merajalela ini, mayoritas pengunjung website akan ‘ngintip’ dari gawai mereka. Maka dari itu, desain responsif (mobile-friendly) adalah harga mati.

Pastikan tema WordPress yang Anda pilih itu otomatis menyesuaikan diri agar tampilan website tetap ciamik dan berfungsi optimal di berbagai ukuran layar, mulai dari desktop, tablet, sampai smartphone. Ingat, Google pun lebih ‘suka’ website yang responsif dalam hasil pencariannya.

Navigasi yang Mudah Dipahami

Pengunjung website itu harus bisa menemukan informasi yang mereka cari secepat kilat, tanpa perlu bersusah payah. Rancanglah menu navigasi yang jelas, masuk akal, dan konsisten di setiap sudut halaman website.

Pakailah nama menu yang gamblang (misalnya “Produk”, “Layanan”, “Tentang Kami”, “Kontak”) dan hindari sub-menu yang terlalu berbelit-belit. Semakin mudah navigasinya, semakin kerasan pengunjung berlama-lama ‘jalan-jalan’ di website Anda.

Visual yang Menarik dan Profesional

Manfaatkan gambar dan video berkualitas tinggi yang relevan dengan produk atau layanan Anda. Visual yang ciamik bisa bikin website Anda makin memikat dan membantu pesan Anda tersampaikan lebih ‘kena’.

Pilihlah skema warna dan jenis huruf (font) yang selaras dengan identitas merek UMKM Anda. Jauhi penggunaan terlalu banyak jenis font atau warna yang ‘tabrakan’, karena ini bisa membuat website Anda terlihat kurang profesional.

Baca Juga: Cara Pasang Google Search Console WordPress (Pemula)

Strategi Konten untuk Website UMKM yang Sukses

Desain yang bagus saja belum cukup. Ingat pepatah, ‘Konten adalah raja’! Ia-lah yang akan memikat pengunjung dan membuat mereka ingin kembali lagi. Website UMKM Anda wajib punya ‘jeroan’ konten yang informatif, relevan, dan bikin penasaran.

Tulis Konten yang Relevan dan Bermanfaat

Fokuskan perhatian pada kebutuhan dan minat pasar Anda. Tulis deskripsi produk atau layanan yang jelas, informatif, dan benar-benar menonjolkan manfaatnya bagi pelanggan.

Coba deh pertimbangkan untuk membuat blog di website Anda. Di sana, Anda bisa menulis artikel tentang tips-tips seputar industri Anda, panduan penggunaan produk, atau kabar terbaru seputar UMKM Anda. Konten yang berkualitas itu seperti magnet, akan membangun otoritas Anda dan menarik pengunjung lewat mesin pencari.

Gunakan Gambar dan Video Berkualitas

Visual itu penting banget untuk ‘menjaring’ perhatian. Gunakan foto produk yang terlihat profesional, infografis yang gampang dicerna, atau video pendek yang menjelaskan layanan Anda.

Pastikan gambar dan video punya resolusi tinggi tapi tetap ringan, biar tidak bikin website Anda jadi lemot. Visual yang menarik akan membuat konten Anda lebih ‘hidup’ dan gampang dicerna.

Pentingnya Optimasi SEO On-Page

SEO (Search Engine Optimization) itu ibarat ‘kunci’ agar website Anda bisa ‘nangkring’ manis di halaman Google. Untuk setiap halaman atau artikel yang Anda buat, jangan lupa lakukan optimasi SEO on-page ini:

  • Sisipkan kata kunci utama (misalnya “website untuk umkm”) secara natural di judul, sub-judul, dan paragraf.
  • Rangkai meta deskripsi yang bikin penasaran dan mengandung kata kunci.
  • Pastikan URL halaman Anda bersih, ringkas, dan deskriptif.
  • Manfaatkan heading (H1, H2, H3) untuk menata struktur konten agar lebih rapi.
  • Optimalkan gambar dengan mengisi alt text yang relevan.

Ini akan membantu mesin pencari ‘memahami’ isi website Anda dan menampilkannya di hasil pencarian yang sesuai.

Baca Juga: Cara Menghubungkan Website Google Analytics: Panduan Lengkap

Mempromosikan Website UMKM Anda

Begitu website Anda sudah kinclong, langkah selanjutnya adalah ‘mengiklankannya’ agar banyak orang tahu dan berbondong-bondong mengunjunginya. Jangan sampai website Anda malah ‘ngumpet’ di belantara internet!

Integrasi dengan Media Sosial

Manfaatkan betul kekuatan media sosial yang sudah Anda punya. Tempel alamat website Anda di semua profil media sosial (Instagram, Facebook, TikTok, dsb.), biar orang gampang menemukan.

Bagikan tautan artikel blog atau produk terbaru dari website Anda di media sosial secara rutin. Ini akan jadi ‘jembatan’ yang mengarahkan lalu lintas dari media sosial langsung ke website Anda, tempat mereka bisa menggali informasi lebih dalam atau langsung melakukan transaksi.

Pemasaran Email dan Newsletter

Bangun daftar email pelanggan Anda, lalu manfaatkan untuk mengirimkan newsletter secara berkala. Anda bisa ‘menggoda’ mereka dengan diskon spesial, info produk anyar, atau artikel blog terbaru lewat email.

Pemasaran email adalah salah satu jurus paling ampuh untuk menjaga ‘tali silaturahmi’ dengan pelanggan dan mendorong pembelian berulang, dengan website Anda sebagai pusat informasi dan transaksi utamanya.

Optimasi SEO Lanjutan

Selain SEO on-page, ada baiknya Anda juga mulai memikirkan optimasi SEO lanjutan ini:

  • Membangun backlink dari website lain yang punya relevansi.
  • Mendaftarkan website Anda ke Google My Business, khususnya bagi UMKM lokal.
  • Memantau terus performa website Anda di Google Search Console.

SEO itu maraton, bukan sprint. Prosesnya memang butuh waktu panjang, tapi percayalah, investasi waktu dan tenaga Anda di sini akan terbayar lunas dengan visibilitas website yang makin melejit.

Baca Juga: Cara Setting Email Domain Sendiri: Panduan Lengkap untuk Pemula

Memantau dan Mengembangkan Website Anda

Membuat website itu bukan proyek ‘sekali jadi’ lalu ditinggalkan, ya. Website yang sukses butuh dipantau dan dikembangkan terus-menerus agar tetap relevan dan performanya selalu prima.

Website Untuk Umkm

Menggunakan Google Analytics

Segera pasang Google Analytics di website Anda. ‘Alat mata-mata’ gratis ini akan menyuguhkan data emas tentang pengunjung website Anda: berapa banyak orang yang mampir, dari mana asalnya, halaman mana yang paling sering diintip, berapa lama mereka ‘nongkrong’ di website, dan seabrek informasi lainnya.

Dengan data ini, Anda bisa ‘membaca’ perilaku pengunjung dan mengambil keputusan yang lebih cerdas untuk memoles konten atau desain website Anda.

Rutin Memperbarui Konten dan Keamanan

Pastikan konten website Anda selalu up-to-date dan relevan. Perbarui informasi produk, harga, atau tambahkan artikel blog baru secara berkala. Konten yang ‘segar’ itu disukai oleh pengunjung, dan tentu saja, oleh mesin pencari.

Selain itu, jangan sampai lengah soal keamanan. Rajin-rajinlah memperbarui WordPress, tema, dan plugin Anda ke versi terbaru demi menjaga website tetap aman dari celah-celah kerentanan. Dan jangan pernah lewatkan untuk melakukan backup data secara teratur.

Mendengarkan Feedback Pelanggan

Sediakan ‘saluran’ bagi pelanggan untuk memberikan masukan tentang website Anda, misalnya lewat formulir kontak atau survei singkat. Dengarkan kritik dan saran mereka baik-baik.

Masukan dari pelanggan itu adalah ‘tambang emas’ informasi terbaik untuk mengetahui apa yang sudah ‘nendang’ dan apa yang masih perlu dipoles di website Anda, memastikan website Anda terus jadi solusi bagi kebutuhan mereka.

Kesimpulan

Membuat website untuk UMKM Anda mungkin awalnya terdengar seperti ‘momok’ yang menakutkan, tapi seperti yang sudah kita bedah bersama, prosesnya kini jauh lebih gampang dan ramah di kantong, bahkan untuk Anda yang baru ‘melek’ sekalipun.

Dengan panduan lengkap ini, setidaknya Anda sudah punya ‘bekal’ yang cukup untuk memulai petualangan digital Anda. Ingat baik-baik, kunci sukses website Anda ada pada pemilihan domain yang pas, layanan hosting yang andalnya minta ampun dan ngebut, serta komitmen untuk terus mengisi konten berkualitas dan tak kenal lelah mempromosikannya.

Jangan tunda-tunda lagi, ini adalah momen emas bagi UMKM Anda untuk ‘Go Digital’ dan menjemput peluang tak terbatas di belantara dunia maya. Ambil langkah pertama Anda hari ini, tanpa babibu. Pilih penyedia hosting yang sudah teruji dan terpercaya, daftarkan domain impian Anda, dan mulai bangun ‘istana’ online yang kokoh untuk UMKM Anda. Masa depan bisnis Anda ada di ujung jari Anda!

FAQ

Biaya membuat website untuk UMKM itu sangat bervariasi, tergantung pilihan Anda. Umumnya, Anda perlu mengeluarkan biaya untuk domain (sekitar Rp100.000 – Rp200.000 per tahun) dan hosting (mulai dari Rp20.000 – Rp100.000 per bulan, tergantung paket dan penyedia). Kalau Anda menggunakan WordPress serta tema/plugin gratis, biaya utamanya hanya domain dan hosting itu saja. Tapi, jika Anda menyewa jasa pengembang atau membeli tema/plugin premium, tentu biayanya akan lebih tinggi lagi.

Tidak sama sekali! Dengan platform CMS seperti WordPress, Anda bisa membuat website profesional tanpa perlu menguasai coding. Antarmuka yang user-friendly dan fitur drag-and-drop memungkinkan siapa saja untuk mendesain dan mengelola konten dengan mudah, semudah membalik telapak tangan.

Waktu yang dibutuhkan itu relatif, ya. Untuk website UMKM sederhana dengan beberapa halaman informasi, Anda mungkin bisa menyelesaikannya dalam hitungan hari, atau bahkan beberapa jam saja kalau semua konten dan gambar sudah siap sedia. Tapi, jika Anda perlu belajar WordPress dari awal dan merangkai konten dari nol, mungkin butuh waktu beberapa minggu.

Mudahnya, domain adalah alamat unik website Anda di internet (misalnya: umkmbisnisku.id), persis seperti alamat rumah Anda di dunia nyata. Sedangkan hosting adalah tempat semua file website Anda disimpan (teks, gambar, video), ibarat tanah atau bangunan tempat rumah Anda berdiri. Keduanya itu satu paket, wajib ada agar website Anda bisa online dan diakses siapa pun.

Tentu saja bisa! Artikel ini adalah panduan lengkap khusus untuk Anda, kok. Dengan platform seperti WordPress dan dukungan dari penyedia hosting yang baik, Anda memiliki semua ‘senjata’ yang diperlukan untuk membuat website UMKM Anda sendiri. Banyak juga sumber daya dan tutorial online yang tersedia kalau Anda butuh bantuan lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *